a
Selasa, 07 Desember 2021

Ibu Rumah Tangga Penjual Cendol Ini Dapat Beasiswa S2 Ke Luar Negeri

 Sumber: Twitter/@Felisma_C 

Dimana ada kemauan disitu ada jalan. Dimana ada usaha pasti akan ada hasil. Seorang ibu rumah tangga ini berhasil membuktikannya. Semua kerja kerasnya membuahkan hasil. Ibu rumah tangga ini berhasil mendapatkan beasiswa magister ke luar negeri.



Pengalaman ini dibagikan oleh yang bersangkutan melalui Twitternya @Felisma_C dalam sebuah utas yang membeberkan proses mengejar beasiswa tersebut disela-sela perannya sebagai ibu rumah tangga yang juga menjual cendol.


Iklan – Artikel dilanjutkan di bawah

Ibu rumah tangga jualan es cendol alhamdulillah bisa dapet beasiswa S2 ke luar negeri.

Banyak yg nanya cerita tentang dapet beasiswa ini. Cerita dari awal daftar sampai lolos akan aku rangkum di thread ini ya.

From this: to this: pic.twitter.com/Ot0fUoW23Y


— felisma (@Felisma_C) December 7, 2021


Dalam utas tersebut, Felisma mengatakan sudah memiliki cita-cita untuk melanjutkan sekolah ke luar negeri sejak dulu. Karena itu, bisa mendapatkan beasiswa untuk kuliah di luar negeri seperti mimpi yang menjadi kenyataan baginya. 


Iklan – Artikel dilanjutkan di bawah

Namun, Felisma tak hanya diam dalam meraih mimpinya. Melainkan bekerja keras untuk mendapatkannya.


Felisma juga bercerita bahwa usaha cendolnya yang bernama Es Cendol Si Geboy ini selain sudah menjadi bagian kehidupan keluarganya, ini juga yang mengantarkan Felisma meraih beasiswa.


Berkat usaha cendolnya, Felisma berhasil mengambil LPDP program Targeted Kewirausahaan. 


"Diambil dari pdf LPDP, ini adalah penjelasan program targeted kewirausahaan. Bedanya dengan yang reguler adalah di program ini kita juga mengumpulkan business plan usaha kita dan pilihan kampusnya hanya kampus-kampus tertentu dengan jurusan MSc entrepreneurship atau MBA," ungkap Felisma.


Manajemen waktu menjadi prioritas Felisma saat mempersiapkan semuanya. Di mana ia harus membuat jadwal target bulanan untuk mempersiapkan seluruh syarat sebelum tenggat waktu pendaftaran LPDP ditutup. Mulai dari jadwal belajar toefl, kapan harus ambil tes toefl, minta surat rekomendasi dll.


"Karena tujuan kampusku luar negeri, maka aku targetkan skor toefl ibt minimal 100. Pendaftaran melalui http://ets.com dan aku ambil yang TOEFL IBT Home Edition yang bisa tes di rumah dengan jadwal kapan aja. Karena kalau di agent nggak nemu tanggal yang pas," ungkapnya.


Salah satu biaya yang cukup menguras dompet adalah persiapan toefl itu sendiri. Oleh karena itu, Felisma memilih untuk belajar sendiri di rumah tanpa les supaya hemat. 


"Biasanya aku search di youtube keyword "toefl ibt practice" dan banyak banget materinya" ungkapnya.


Jadi ibu rumah tangga tak lantas dijadikan alasan untuk menghentikan keinginannya kuliah di luar negeri. Felisma harus sepandai mungkin mengatur waktunya. 


"Aku belajar malam hari pas suami sama anak udah tidur.Bagiku latihan soal di youtube sangat membantu, apalagi kalau latihan tiap hari secara konsisten. Capek, ngantuk, males selalu ada. Biasanya kalau dah males dengerin lagu yg bisa bikin semangat lagi"


Utasnya ini kemudian dibanjiri respon positif dan juga dukungan dari netizen.



Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Ibu Rumah Tangga Penjual Cendol Ini Dapat Beasiswa S2 Ke Luar Negeri

0 komentar:

Posting Komentar