Sidang narkoba yang menimpa pasangan selebriti Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie kembali digelar. Kali ini, Nia Ramadhani membeberkan alasan mengapa dirinya mengonsumsi narkoba.
Dalam sidang tersebut, Nia Ramadhani dicecar oleh hakim mengapa dirinya bisa menggunakan sabu. Nia Ramadhani mengaku kejadian tersebut bermula tahun 2014 saat ayahnya meninggal dunia.
Ibu tiga anak itu merasa terpuruk dengan peristiwa kepergian sang ayah karena Nia baru saja mulai dekat kembali dengan ayahnya.
"Dari saat itu sampai April tahun 2021 saya belum pernah bisa cerita ke siapapun bahwa saya kehilangan," kata Nia dalam sidang yang digelar di PN Jakpus.
Iklan – Artikel dilanjutkan di bawah
Setelah sang ayah meninggal, Nia bercerita bahwa banyak teman-temannya yang menguatkan, tapi mereka meminta Nia untuk berhenti bersedih.
Hal tersebut dikatakan oleh teman-temannya lantaran Nia Ramadhani dinilai sudah memiliki kehidupan mewah yang diimpikan banyak orang.
"Saya pernah cerita ke teman saya bilang saya seolah-olah meratapi nasib saya tapi jawabannya mereka adalah 'Nia malulah untuk sedih karena hidup kamu itu banyak yang pengin, saya terkenal, saya punya suami, saya punya anak, saya hidup di keluarga terpandang', katanya nggak patut untuk sedih,” cerita Nia.
Iklan – Artikel dilanjutkan di bawah
Dari situlah, istri Ardi Bakrie merasa terpuruk. Bahkan ia menganggap dirinya sebagai kutukan.
“Saya sedih, saya bener-bener kehilangan belahan jiwa saya, papa saya itu," imbuh Nia.
Suara Nia terdengar bergetar ketika menceritakan itu. Ardi, yang duduk di sampingnya, langsung mengusap punggung Nia.
Pemain sinetron Bawang Merah Bawang Putih itu lantas membuka alasan mengonsumsi sabu. Menurutnya, ia terpaksa menggunakan barang haram itu sebagai obat untuk membuat dirinya bahagia dan tegar kembali.
Iklan – Artikel dilanjutkan di bawah
Barang itu, lanjut Nia, merupakan sugesti dari rekan sinetron yang dulu pernah mengatakan jika ada zat yang saat dikonsumsi dapat membuat hati senang dan gembira.
“Saya teringat teman-teman waktu 2006 mengatakan ada suatu zat katanya kalau kita pakai dari capek bisa kuat, dari sedih bisa jadi happy," akunya.
"Siapa teman yang kenalkan itu (narkoba)?" tanya hakim anggota Fahzal Hendri.
"Di perkumpulan syuting saya dululah, Pak. Saya saat itu mungkin batin saya jadi lemah jadi saya kemakan kata-kata itu. Lalu saya cari, saya mau," kata Nia.
0 komentar:
Posting Komentar