Viral kisah kakek yang rela bersepeda sejauh 15 kilometer demi ikut vaksinasi Covid-19. Ivan Gunawan langsung apresiasi dengan mengirim uang hingga motor.
Hati Ivan Gunawan terketuk saat melihat video viral seorang kakek yang begitu antusias mengikuti vaksinasi Covid-19.
Saking semangatnya, kakek tersebut rela bersepeda sejauh 15 kilometer.
Kegigihan kakek itu membuat netter merasa haru sekaligus kagum, tak terkecuali bagi Ivan Gunawan.
Ivan pun tak mau berdiam diri.
Ia langsung memberikan apresiasi kepada si kakek yang belakangan diketahui bernama Sapar.
Ivan Gunawan apresiasi kakek Sapar yang viral karena semangat ikut vaksinasi (Instagram/@ivan_gunawan)
Tak main-main, Ivan mengirimkan uang tunai serta motor.
Hal itu diumumkan Ivan melalui unggahan di Instagam.
Artis sekaligus desainer itu memposting video saat Sapar ingin ikut vaksinasi.
Sapar terlihat berpenampilan lusuh.
Kendati demikian, ia tetap patuh pada protokol kesehatan yakni mengenakan masker.
“Pada saat kami melakukan vaksinasi massal Covid-19, tampak seorang bapak tua ingin mendekat tapi ragu.
Setelah kami hampiri ternyata beliau tidak bisa mendaftar online karena tidak memiliki ponsel.
Beliau bercerita sudah datang sedari pagi dengan mengayuh sepeda sejauh 15 kilometer.
Sehingga kedua kakinya terasa pegal dan kelelahan.
Dari dulu beliau ingin vaksin tapi selalu ditakut-takuti oleh orang di sekitarnya.
Tapi beliau yakin pandemi dapat segera berakhir salah satunya dengan vaksinasi.
Melihat semangat dan antusias Pak Sapar untuk divaksin serta harapan tinggi pandemi segera berakhir, Ivan Gunawan Grup berterimakasih dan memberikan apresiasi,” tulis keterangan dalam video.
Melihat semangat Sapar untuk mendapatkan vaksin, Ivan pun merasa terpanggil.
Ia kemudian mengirimkan satu unit sepeda motor untuk kakek berusia 64 tahun tersebut.
Tak hanya itu, Ivan juga turut memberikan uang tunai senilai 2 juta rupiah.
Pria yang akrab disapa Igun itu pun berharap kisah Sapar bisa menginspirasi banyak orang agar ikut vaksinasi.
Ivan Gunawan beri apresiasi berupa uang dan motor untuk Sapar (Instagram @ivan_gunawan)
“Shayy…udah liat video viral kakek yang menempuh 15 km naik sepeda untuk vaksinasi belum?
Kakek berumur 64 tahun tersebut bernama Pak Sapar.
Perjuangan itu membuat @ivan_gunawan Group mengapresiasi penuh usaha Pak Sapar yang mengerti pentingnya vaksinasi dalam memerangi Covid-19.
Ivan Gunawan Group @ivan_gunawan memberikan apresiasi kepada Pak Sapar berupa 1 motor matic dan donasi tunai sebesar 2 Juta Rupiah.
Semoga kisah ini menjadi contoh dan menumbuhkan kesadaran untuk masyarakat Indonesia betapa pentingnya vaksinasi
Stay Safe, Stay Healthy,” tulis Ivan seperti dikutip TribunStyle.com dari Instagram, Sabtu 31 Juli 2021.
VIRAL Bapak-bapak Vaksinasi Covid-19 Pakai Kantong Plastik di Kepala, Pulang Lakukan Hal Mulia Ini
Sebelumnya, sempat viral pula kisah unik vaksinasi dari negara tentangga di Malaysia.
Dilansir dari World of Buzz dan Facebook Universitas Sains Malaysia pada Kamis, 8 Juli 2021, kisah unik ini berasal dari sebuah acara vaksinasi masal yang sedang terjadi di Universitas Sains Malaysia di George Town, Pulau Pinang.
Namun sebelum memasuki cerita, selalu ingat bahwa jangan gampang meremehkan orang dari penampilannya.
Pusat Vaksinasi Universiti Sains Malaysia (USM) kedatangan tamu bapak-bapak yang memakai plastik di kepalanya untuk vaksinasi dan mematuhi protokol kesehatan.
Universiti Sains Malaysia (USM) melalui profil Facebooknya memperlihatkan bapak tersebut mendaftar vaksinasi Covid-19.
Bapak-bapak tersebut juga terlihat mengenakan masker di wajahnya, tetapi dia juga mengenakan kantong plastik besar di atas kepalanya yang menarik perhatian tamu lain.
Pada unggahannya tersebut USM menuliskan:
“Hargai orang baik, mereka sulit didapat.”
“Paman ini datang untuk vaksinasi di USM PPV hari ini, terlihat sedikit aneh.”
“Dia tiba dengan taksi.”
“Dia benar-benar menarik perhatian tamu lain dan kami bisa mendengar bisikan dan tawa sarkastik dari publik.”
Namun demikian, paman itu masih melenggang masuk area pusat vaksinasi dan melalui proses vaksinasinya, meski ditertawai publik.
Uniknya di sini, tepat sebelum pulang, bapak-bapak tersebut berjalan pelan-pekan ke sekretariat pusat vaksinasi tersebut.
Dan hal yang sangat mulia dilakukan oleh bapak-bapak tersebut, USM menuliskan:
“Para garda depan telah bekerja sangat keras.”
“Tolong belikan mereka makan siang,’ katanya (bapak-bapak tersebut)”
“Lalu ia menyerahkan uang tunai yang cukup besar.”
“Dia kemudian pergi dan terlihat menaiki taksi yang sama yang membawanya ke sana,”
“Dia mengejutkan kami dengan kemurahan hati dan kemanusiaannya.”
“Paman tersayang, Tuhan memberkati. Mari kita beri dia cinta,” Tulis Univeristas Sains Malaysia tersebut dalam unggahan Facebook.
Mereka juga menambahkan bahwa para tenaga kesehatan di lapangan telah menasihati pria itu terhadap pilihan perlindungannya yang cukup unik.
Meskipun begitu sepertinya, ia tetap yakin dengan pilihan protokol kesehatannya yang berbeda dari yang lain.
Oleh karena itu, ini adalah salah satu cerita mengapa kita tidak boleh menilai orang dari penampakannya saja.
(TribunStyle.com/Febriana/Dhimas Yanuar)


0 komentar:
Posting Komentar