Roy Suryo memberikan kritik terkait salah satu adegan di sinetron Ikatan Cinta beberapa waktu lalu.
Sinetron Ikatan Cinta memang beberapa kali menuai kritik.
Tak hanya dari penonton, kritik juga datang dari para pemainnya sendiri.
Alur cerita yang berbelit-belit hingga beberapa faktor lainnya menjadi penyebabnya.
Kali ini kritikan datang dari pakar telematika Roy Suryo.
Roy Suryo menyoroti adegan di sinetron Ikatan Cinta episode spesial HUT ke-76 RI beberapa waktu lalu.
Dalam episode spesial tersebut, diceritakan para pemain Ikatan Cinta ikut merayakan HUT RI.
Keluarga Aldebaran dan Andin pun menggelar lomba.
Namun lomba tersebut hanya diikuti oleh keluarga mereka saja.
Ada Aldebaran, Andin, Reyna, Papa Surya, Mama Sarah, Mama Rosa, Rendy, Kiki, Mirna, dan Asep.
Lomba pun juga hanya digelar di rumah Aldebaran di Ikatan Cinta.
Para pemain kompak mengenakan pakaian serba merah putih dengan bendera dan berbagai pernak-pernik lainnya sebagai hiasan.
Menurut Roy Suryo, adegan tersebut dirasa kurang tepat.
Menyampaikan kritik, Roy Suryo awalnya meminta maaf dan tak bermaksud ikut-ikutan Mahfud MD untuk mengomentari sinetron Ikatan Cinta.
Yang dia ketahui, selama ini sinetron Ikatan Cinta menyuguhkan cerita yang timeless.
Namun pada episode yang tayang Rabu (18/8/2021) lalu, adegan di Ikatan Cinta menyuguhkan lomba 17-an.
Para pemain ramai berkumpul meski tak banyak yang nimbrung.
Kendati demikian, menurut Roy Suryo, adegan tersebut dirasa kurang tepat mengingat Indonesia masih dilanda pandemi Covid-19.
"Maaf ini bukan ikut2an Menko komentar Sinetron, hanya "Ikatan Cinta" biasanya "timeless".
Tapi di 18/08/21 ada Adegan "76th RI" yg jelas2 Indonesia dlm Pandemi namun semua tdk ada yg ProKes, tanpa Jaga Jarak & Masker samasekali.
Ini memang Sinetron, hanya kurang tepat Scenenya."
Hal ini lantaran para pemain tak menjalankan protokol kesehatan.
Tak ada masker dan jarak dalam adegan tersebut.
Memang ada disclaimer kalau para pemain sudah mengikuti swab test, namun hal tersebut dirasa kurang tepat oleh Roy Suryo.
"Memang diawal ditulis "Semua Pemain & Crew sdh mengikuti Swab / Tes Antigen", namun karena Sinetron ini diputar di semua Lapisan Masyarakat & ada Adegan "76th RI" artinya ditengah2 Pandemi, maka kurang tepat
Memang beda kalau "timeless" spt biasanya, tdk terkait waktu yg spesifik."
Hal ini karena sinetron Ikatan cinta disaksikan banyak penonton dan syuting dilakukan di tengah pandemi Covid-19.
Terkait hal tersebut, Roy Suryo mengaku sudah berkomunikasi dengan pihak Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).
Roy Suryo berujar kalau apa yang dilakukannya ini merupakan saran dan kritik untuk membangun.
"Sekali lagi tolong diingat, ini saran dan kritik membangun demi kebaikan bersama dan makin baiknya sinetron Ikatan Cinta tersebut diterima masyarakat," ungkapnya.
Bahkan Roy Suryo menuturkan kalau KPI sudah memberikan tanggapan terkait pelanggaran protokol kesehatan di Ikatan Cinta.
"InsyaAllah ada tanggapan KPI terhadap pelanggaran prokes ini." tutur Roy Suryo, seperti yang TribunNewsmaker.com kutip dari Tribunnews.
"Tapi di tayangan edisi Rabu (18/8/2021) semalam ada scene dengan suasana 76 tahun RI yang jelas-jelas Indonesia dalam pandemi saat ini dan syuting jelas dilakukan baru-baru ini.
Karena ada tagline Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh juga," ungkap Roy Suryo kepada Tribunnews.com, Kamis (19/8/2021).
"Tanpa jaga jarak dan masker sama sekali. Tampak juga saling berpegangan, bahkan cipika-cipiki, yang mana hal tersebut sangat tidak disarankan saat dalam suasana pandemi seperti waktu yang digambarkan dalam sinetron," urainya.
Terkait kritik dari Roy Suryo tersebut, pihak KPI maupun Ikatan Cinta belum memberikan tanggapannya.
(TribunNewsmaker.com/Ninda)
- Berita dan artikel terkait Ikatan Cinta lainnya di sini -



0 komentar:
Posting Komentar