a
Jumat, 14 Mei 2021

SADIS! Hamas Diduga Jadikan Rakyat Palestina Tumbal, Sudah 109 Orang Tewas, Anak-anak dan Wanita Tameng Hidup Serangan Roket Israel

 Korban pertempuran Israel dan Hamas terus bertambah. Hingga pagi tadi, Jumat (14/5/2021), korban tewas di Gaza sudah mencapai 109 orang termasuk 28 anak dan beberapa wanita.





Besarnya korban di pihak Palestina dituding karena straregi Humas menjadikan Rakyat Palestina sebagai tumbal. Hal ini pernah diungkapkan Suheib Yousef, putra pendiri Hamas Sheikh Hassan Yousef, saat berbicara di Stasiun Televisi Israel, Channel 12, beberapa waktu lalu.

Iklan – Artikel dilanjutkan di bawah


Putra Pendiri membongkar kedok Hamas via TV Israel

Selama wawancara, Suheib Yousef mengatakan motivasi utamanya adalah untuk membantu rakyat Palestina dengan memaparkan wajah asli Hamas.

Iklan – Artikel dilanjutkan di bawah


Serangan roket Hamas terhadap Israel

“Masalahnya di Gaza adalah Hamas bergantung pada kekuasaan dengan kekuatan. Jika Hamas menyerahkan kekuasaan, tidak akan ada masalah,” katanya dan menuduh para pemimpin kelompok itu korup serta menggunakan Rakyat Gaza sebagai ‘makanan meriam’ untuk ambisi mereka. “Bagaimana manfaat Hamas dari serangan ini? Tidak ada apa-apanya. Ini adalah organisasi teror rasis yang berbahaya bagi rakyat Palestina,” tegasnya.




Akun Facebook bernama Israel Defense Force (IDF) atau Angkatan Bersenjata Israel merilis wajah dari beberapa pemimpin dan teroris Hamas

Senada, Mohamad Guntur Romli, dalam postingan akun Twiternya, Kamis (14/05/2021), mencuit Hamas ditengarai menyembunyikan senjata, membangun senjata dan menjadikan markas militer di tengah pemukiman padat penduduk Gaza. Ini disebut taktik mereka. Bangunannya di lokasi khusus, terpisah dari pemukiman. Bisa disebut konyol karena akan langsung dihancurkan Tentara Israel.


Mohamad Guntur Romli, dalam postingan akun Twiternya, Kamis (14/05/2021)

Taktik Hamas ini dikecam karena dengan sengaja menjadikan perisai manusia dan warga-warga sipil sebagai tameng. Tak adanya pemisah antara paramiliter Hamas dengan warga sipil Gaza, sekaligus gedung-gedungnya, menjadi sebab jatuhnya korban sipil di Gaza, meski Tentara Israel klaim akurat.


Mohamad Guntur Romli, dalam postingan akun Twiternya, Kamis (14/05/2021)

“Mengapa Tentara Israel melakukan serangan udara pada Gaza? Karena Hamas terlebih dahulu melontarkan roket-roket ke wilayah Israel pada hari Selasa pagi,” ujar Romli sembari mengutip sumber Aljazeera English. “Bisa dicek di berapa video rekaman, saat Hamas meluncurkan roket-roket ke pemukiman Israel berasal dari area pemukiman warga Gaza. Bukan dari area lapang atau wilayah khusus untuk menembak. Kalau dibalas dari Israel, pastinya akan kena gedung-gedung sipil di Gaza,” paparnya.

Diketahui, Hamas sendiri merebut kendali atas Jalur Gaza dari Otoritas Palestina pada 2007 dan beberapa upaya rekonsiliasi sejak itu telah gagal. (sindo/vip)

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

0 komentar:

Posting Komentar